Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2023

KERUGIAN KEBAKARAN 3 UNIT RUMAH DI DESA WKO DITAKSIR 370 JUTA

Gambar
TOBELO, Terjadi kebakaran rumah pada hari Kamis 19/1/2023 pukul 19.45 Wit bertempat di Desa WKO Kecamatan Tobelo Tengah Kabupaten Halmahera Utara. Kebakaran  tersebut menimpa 3 unit rumah Warga, Desa WKO Kec.Tobelo Tengah Kabupaten Halmahera Utara. Adapun Identitas pemilik rumah sbb: 1. Nama : Yonstan Bawues Umur : 72 Tahun Pekerjaan : Tani Agama : Kristen Protestan  Alamat : Ds.WKO Kec.Tobelo Tengah Kab.Halut  2. Rudi Hormati Umur : 43 Tahun  Pekerjaan : Wiraswasta  Agama : Kristen Protestan Alamat : Ds.WKO Kec.Tobelo Tengah Kab.Halut  3. Martinus Moot Umur : 88 Tahun Pekerjaan : Wiraswasta  Agama : Kristen Protestan Alamat : Ds.WKO Kec.Tobelo Tengah Kab.Halut. Akibat kebakaran tersebut ke tiga warga tersebut kehilangan tempat tinggal karena rumah mereka ludes terbakar dan sementara menginap di rumah kerabat terdekat dan keluarga. Adapun Kronologis kejadian menurut, Martinus Moot (salah satu pemilik rumah). Pada Pukul 19.45 Wit melihat ada kobaran api...

CUACA EXTRIM MEMAKAN KORBAN JIWA DI TOBELO

Gambar
  TOBELO. Cuaca extrim diawal tahun 2023 telah memakan korban jiwa. Tragedi yang memilukan ini menimpa keluarga Puter Labaka-Areru, warga desa Pitu Kec.Tobelo Tengah, dimana anak mereka, Aprilia Labaka (13 tahun) meninggal dunia akibat tersambar petir ketika berwisata di pantai Pitu Kecamatan Tobelo Tengah Kab. Halmahera Utara pada Minggu 30/1/2023. "Korban mandi di pantai sekitar pukul 17.30 WIT. Waktu di pantai korban mandi lalu tiba2 ada gemuruh Guntur dan petir, korban menyadari sedang memakai kalung besi putih, lalu korban menyampaikan kepada teman2nya kalau korban menghindar dulu karena sedang menggunakan kalung, namun baru menaiki Talut korban sudah di sambar petir" tulis laporan kronologis TRC  BPBD Kabupaten Halmahera Utara. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten  Halmahera Utara, Abner Manery atas nama Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara menyampaikan turut berdukacita yang sangat dalam atas tragedi ini dan menghimbau kepada seluruh warga masyarakat agar selalu waspada...

BANTUAN STIMULAN BANJIR ROB TOBELO

Gambar
TOBELO, Senin 30/1/2023. Pemerintah Kabupaten Kabupaten Halmahera Utara melalui BPBD kembali mendistribusikan bantuan stimulan bahan bangunan untuk 21 KK yang terdampak banjir rob  dengan kategori kerusakan rumah hanyut dan rusak berat. Bantuan tersebut disalurkan untuk masyarakat terdampak banjir pesisir (rob) di RT. TPI 1, desa Wosia Kecamatan Tobelo Tengah Kabupaten Halmahera Utara yang terjadi 18/1/2023 lalu. Kepala Pelaksana BPBD Kab. Halmahera Utara, Abner Manery menjelaskan, bantuan stimulan bahan bangunan tersebut merupakan bentuk perhatian Pemda Kabupaten Halmahera Utara  kepada warga masyarakat yang yang terdampak banjir rob dan rumahnya sudah tidak layak huni agar secepatnya tinggal di rumah yang dibangun secara gotong royong oleh warga setempat bersama TIM BPBD Kabupaten Halmahera Utara. "Saat ini sebanyak 21 KK (unit rumah) mulai di kerjakan Umpak (penyangga tiang) untuk rumah kayu, dan selanjutnya pemasangan lantai papan " jelas Abner.

10 PETA RISIKO BENCANA DI KABUPATEN HALMAHERA UTARA

Di Kabupaten Halmahera Utara teridiri dari 10 Risiko Bencana sesuai dengan Dokumen Kajian Risiko Bencana

PEMULANGAN PENGUNSI BANJIR ROB TOBELO

Gambar
TOBELO, 28/1/2023. Hari ini pukul 17.30 Wit telah di lakukan pemulangan pengungsi bencana banjir rob desa Wosia, RT TPI 1  Kecamatan Tobelo Tengah Kabupaten Halmahera Utara dari tempat pengungsian di Gedung Pasar Higienis Perikanan Tobelo dengan jumlah  61 kk, 247 Jiwa ke rumah mereka masing2. Yang terdiri dari Pengungsi Banjir Rob pada tanggal 18/1/2023 dengan jumlah 21 kk, 85 jiwa dan banjir Rob 23/1/2023 dengan jumlah Pengungsi 40 kk, 162 jiwa. Menurut Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Halmahera Utara, Abner Manery, Pemulangan pengungsi dilakukan atas hasil koordinasi Kepala Desa Wosia,  Camat Tobelo Tengah, BPBD Halut dan BMKG Station Meteorologi kelas III Gamarmalamo Galela, disamping kesepakatan bersama dengan masyarakat terdampak (pengunsi). Bahwa Cuaca untuk saat ini sudah membaik dan memungkinkan  pengungsi untuk pulang ke rumah mereka masing2. Bagi pengungsi yang rumahnya rusak parah  mereka tinggal sementara pada kerabat atau keluarga dekatnya, sedangka...

PENGURANGAN RISIKO BENCANA BANJIR

Gambar
PENGURANGAN RISIKO BENCANA BANJIR Bencana alam yang sering terjadi di Indonesia adalah Banjir. Banjir  adalah   keadaan    dimana    suatu    daerah tergenang oleh air dalam jumlah yang besar. Kedatangan banjir dapat diprediksi dengan memperhatikan curah hujan dan aliran air atau luapan air dari sungai dan juga air pasang laut atau bencana pesisir (rob). Namun kadangkala banjir dapat datang tiba-tiba akibat dari angin    badai atau kebocoran tanggul di sungai atau danau yang biasa disebut banjir bandang. Penyebab banjir mencakup curah hujan yang tinggi; permukaan tanah lebih rendah dibandingkan muka air laut; wilayah terletak pada suatu cekungan yang dikelilingi perbukitan dengan sedikit resapan air; pendirian bangunan disepanjang bantaran sungai; aliran sungai tidak lancar akibat terhambat oleh sampah; serta kurangnya tutupan lahan di daerah hulu sun...

SOSIALISASI PENGURANGAN RISIKO BENCANA BANJIR ROB DI TEMPAT PENGUNSIAN

Gambar
Tobelo, 26-1-2023, Sosialisasi Pengurangan Risiko Bencana serta prospek  cuaca tentang : kondisi cuaca, ketinggian gelombang dan pasang surut pada musim penghujan wilayah pesisir Tobelo Kabupaten Halmahera Utara di lokasi pengunsi Gedung Pasar Higienis Perikanan akibat banjir pesisir (rob) di  desa Wosia Kecamatan Tobelo Kabupaten Halmahera Utara oleh Kepala BMKG Station Meteorologi Kelas III Gamar Malamo  Galela Kabupaten Halmahera Utara, Wahyu Guru Imantoko. Setelah melakukan sosialisasi juga memberikan bantuan susu bubuk untuk pengunsi. Disamping itu BPBD Kabupaten Halmahera Utara juga memberikan sosialisasi Pengurangan Risiko Bencana dan pemutaran film pencegahan dan kesiapsiagaan menghadapi bencana cuaca extrim dan abrasi pantai (banjir rob).

PENGUNSI BERTAMBAH. Banjir Rob di Desa Wosia TPI-1,Kecamatan Tobelo Kabupaten Halmahera Utara bertambah menjadi 69 kk dengan jumlah jiwa sebanyak 246.

Gambar
JUMLAH PENGUNSI BERTAMBAH, Banjir Rob di Desa wosia Kecamatan Tobelo Kabupaten Halmahera Utara,  TOBELO,24/1/2023. 21 kk dengan jumlah jiwa sebanyak 85 warga masih bertahan di lokasi pengungsian yang berada di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Higienis, Desa Wosia, Kecamatan Tobelo Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, sejak Rabu (18/1) malam hingga hari ini, Rabu (25/1). Namun setelah melakukan peninjauaan kelokasi pengunsi, Rabu malam (25/1) pukul 22.00 WIT  ada ketambahan pengunsi ketika cuaca extrim  air pasang (banjir rob) kembali terjadi pada Selasa (24/1) sehingga ada ketambahan jumlah pengunsi sebanyak 39 kk, dengan total jumlah pengunsi Kamis (26/1) menjadi 69 kk dengan jumlkah jiwa 246 jiwa . Para warga tersebut masih mengungsi karena rumah mereka rusak terdampak banjir rob.  Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Utara, Abner Manery menuturkan bahwa warga masih diungsikan dan diperpanjang pengunsian...